Selasa, 08 November 2016

Tugas V-class Pemeriksaan Akuntansi Lanjut

0

Nama                           : Nurdiana Putri Olivia
NPM                             : 26213646
Kelas                            : 4EB05
Tanggal Lahir               : 08 Agustus 1996

A.        JAWABAN PERTANYAAN KAJI ULANG HALAMAN 256-258
1.       Halaman 195
Perbedaan antara profesional sistem (systems professional), pengguna akhir (end user), dan pemegang kepentingan (stakeholder) adalah sebagai berikut :
a.       Profesional sistem adalah orang - orang yang akan membangun sistem (analis, programmer). Mereka mengumpulkan berbagai fakta mengenai masalah dalam sistem yang telah ada, menganalisis fakta tersebut, dan merumuskan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
b.      Pengguna akhir adalah pihak untuk siapa sistem dibangun. Para penggunanya meliputi manajer, personel operasional, akuntan, dan auditor internal.
c.       Pemegang kepentingan adalah orang - orang di dalam atau di luar perusahaan yang memiliki kepentingan atas sistem terkait akan tetapi bukan merupakan pengguna akhir sistem tersebut (akuntan, auditor internal dan eksternal, komite pengarah internal).

3.      Halaman -
(3) Tiga masalah yang menyebabkan kegagalan sistem :
a.       Kurangnya penyesuaian pengembangan sistem
b.      Pengembangan sistem yang tidak dapat dipelihara
c.       Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan

5   Halaman 203
Yang harus masuk ke dalam komite pengarah (steering committee) meliputi CEO, direktur keuangan, direktur informasi, pihak manajemen senior dari berbagai area pengguna, auditor internal, dan pihak manajemen senior dari layanan komputer. Tanggung jawab komite tersebut adalah sebagai berikut :
a.       Mengatasi berbagai konflik yang timbul dari sistem baru.
b.      Mengkaji berbagai proyek dan menetapkan prioritas.
c.       Menganggarkan dana untuk pengembangan sistem.
d.      Mengkaji status tiap proyek yang sedang berjalan.
e.       Menentukan melalui berbagai titik pemeriksaan di seluruh SDLC apakah akan melanjutkan proyek atau menghentikannya.

7         Halaman 203-204
Perencanaan strategis adalah sebuah perencanaan yang melibatkan alokasi berbagai sumber daya sistem seperti karyawan (jumlah professional yang harus dikontrak), peranti keras (jumlah terminal kerja, minikomputer, dan mainframe yang harrus dibeli), peranti lunak (dana yang dialokasikan untuk proyek sistem baru dan untuk pemeliharaan sistem), serta telekomunikasi (dana yang dialokasikan untuk jaringan dan EDI). Terdapat empat justifikasi untuk perencanaan sistem strategis mengapa harus dilakukan , yakni :
a.       Rencana yang berubah secara konstan lebih baik daripada tidak ada rencana sama sekali.
b.      Perencanaan strategis mengurangi komponen krisis dalam pengembangan sistem.
c.       Perencanaan strategis sistem memberikan pengendalian otorisasi untuk SDLC.
d.      Perencanaan sistem strategis memang selalu berhasil baik.

9        Halaman 215
Pendekatan desain berorientasi objek (object-oriented design) adalah metode mendesain yang mencakup proses pendekomposisian objek dan digambarkan dalam notasi sehingga bisa menggambarkan static dan dynamic model sistem baik secara logical dan/atau phisycal.

11      Halaman 208
Teknik utama dalam mengumpulkan fakta meliputi :
a.       observasi,
b.      keterlibatan dalam pekerjaan,
c.       wawancara personal yang dapat berupa pertanyaan dengan jawaban terbuka (open-ended question) atau kuisioner,
d.      mengkaji berbagai dokumen penting.

13.  Halaman 207
a.  Sumber Data (Data Source)          : Meliputi berbagai entitas eksternal seperti pelanggan atau vendor , serta sumber - sumber internal dari berbagai departemen lainnya.
b.  Penyimpanan Data (Data Store)    : Berbentuk file, basis data, akun, dan berbagai dokumen sumber yang digunakan dalam sistem.
c.   Aliran Data (Data Flow)               : Aliran data diwakili oleh perpindahan berbagai dokumen dan laporan antarsumber data, penimpanan data, pekerjaan pemrosesan, dan pengguna.

15      Halaman 210-211
Tujuan dari analisis sistem adalah untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan pengguna dan menspesifikasikan berbagai kebutuhan untuk sistem yang baru. Jenis informasi yang dimasukkan ke dalam laporan analisis sistem dapat berbagai temuan survey, masalah yang diidentifikasi dalam sistem yang ada, kebutuhan pengguna, dan kebutuhan sistem yang baru.

17      Halaman 211
Pendekatan dalam desain konseptual sistem :
a.       Pendekatan desain terstruktur (structured design)
b.      Pendekatan berorientasi objek (object-oriented design)

19     Halaman 215
Objek adalah sistem informasi dari berbagai komponen. Karakteristik pendekatan berorientasi objek adalah sebagai berikut :
a.       Mengembangkan sistem informasi dari berbagai komponen atau objek standar yang dapat digunakan kembali
Contohnya adalah proses dalam pembuatan mobil.

21     Halaman 227
Yang dilibatkan dalam kelompok pengevaluasi independen dalam melakukan studi kelayakan terperinci diantaranya :
a.       Kelompok Penjamin Mutu (programmer, analis, penguna, dan auditor internal).
b.      Tim Pengembangan.

23    Halaman 219-221
Klasifikasi hal - hal dibawah ini :
a.       Melatih personel (biaya yang berulang)
b.      Pemrograman dan pengujian awal (biaya yang timbul sekali)
c.       Desain sistem (biaya yang timbul sekali)
d.      Biaya peranti keras (biaya yang timbul sekali)
e.       Biaya pemeliharaan peranti lunak (biaya yang berulang)
f.        Persiapan lokasi (biaya yang timbul sekali)
g.       Sewa fasilitas (biaya yang timbul sekali)
h.      Konversi data dari sistem lama ke sistem baru (biaya yang timbul sekali)
i.        Instalasi perlengkapan awal (biaya yang timbul sekali)
j.        Pembaruan peranti keras (biaya yang berulang)


25     Halaman 200
Kebaikan dari peranti lunak yang dikembangkan secara internal :
a.       Kemampuan untuk menghasilkan berbagai aplikasi yang memiliki spesifikasi tepat seperti yang dibutuhkan.
b.      Memberikan para pengguna aplikasi berhak cipta yang dapat secara ekonomis dipelihara.

27     Halaman 232
Karena akan memberikan auditor kerangka rujukan untuk mendesain dan mengevaluasi berbagai pengujian audit di masa mendatang.

29    Halaman 233
a.  Dokumentasi desainer dan programer
b.  Dokumentasi operator
c.  Dokumentasi pengguna



B.        JAWABAN PERTANYAAN DISKUSI HALAMAN 257-258

        1.       Karena pemeliharaan sistem dapat berjalan 5 hingga 10 tahun, tergantung perusahaannya. Lingkungan bisnis yang sangat tinggi persaingannya akan memiliki waktu hidup yang lebih singkat. Pemeliharaan sistem yang tidak layak bagi perusahaan, akan dibuang dan siklus hidup pengembangan sistem baru akan dimulai.

         3.      Menurut saya, rencana strategi yang baik akan berorientasi pada perincian. Karena, dalam merencanakan strategi kita melibatkan alokasi berbagai sumber daya sistem (karyawan, peranti keras, peranti lunak, dll). Maka dengan rencana strategis yang baik kita tidak perlu melakukan banyak perincian, karena sudah ada para spesialis dari sisttem yang mampu membuat keputusan berdasarkan informasi yang memadai.

                5.       Tujuan yang diberikan proposal proyek sitem:
a.    Ringkasan berbagai temuan dari penelitian yang dilakukan dan bisa dijadikan rekomendasi umum sistem yang baru atau untuk memodifikasi sistem.
b.    Proposal menggambarkan garis besar hubungan antara tujuan dari sistem yang diusulkan dengan tujuan bisnis perusahaan, terutama dengan gambaran secara umum dalam rencana strategis TI.
Dengan mengevaluasi masalah yang dianggap ada bersama dengan sistem yang diusulkan sebagai solusi yang layak dijalankan dan memilih mana yang harus diutamakan dalam evaluasi masalah tersebut.
Proses pembuatan prioritas adalah proses yang objektif dan subjektif, karena dengan pembuatan prioritas kita lebih tahu mana sistem yang harus diutamakan.

7.       Menurut saya dukungan dari pihak manajemen sangat penting, karena dapat:
-          Mengatasi berbagai konflik yang timbul dari sistem baru
-          Mengkaji berbagai proyek dan menetapkan prioritas
-          Menganggarkan dana untuk pengembangan sistem
-          Mengkaji status tiap proyek yang sedang berjalan
-          Menentukan melalui beberapa titik pemeriksaan di seluruh SDLC, apakah akan melanjutkan proyek atau menghentikannya.

9.      Menurut saya yang lebih menguntungkan adalah pendekatan desain terstruktur, karena pendekatan desain terstruktur adalah cara yang disiplin untuk mendesain sistem dari arah atas ke bawah. Pendekatan terstruktur dimulai dengan gambaran umum sistem yang diusulkan dan kemudian secara bertahap akan diuraikan makin terperinci hingga sistem terkait dipahami secara penuh. Sedangkan pendekatan berorientasi objek hanya mengembangkan sistem informasi dari berbagai komponen atau objek standar yang dapat digunakan kembali dan sudah ada sebelumnya.

11.    Menurut pendapat saya, bahaya dari sudut pandang itu karena sulit untuk melakukan pengukuran yang pasti dan juga terkadang dieksploitasikan untuk tujuan politis dengan melebih-lebihkan atau merendah-rendahkan manfaat ssejenis ini. Sisten juga dapat diusulkan secara paksa oleh pendukungnya dan dihentikan secara paksa oleh penentangnya.

               13.   Karena agar mengetahui kekurangan dari data tersebut data uji ini memberikan auditor karena                    untuk mendesain dan mengevaluasi berbagai pengujian audit di masa yang akan datang.,

 15. Menurut pendapat saya, buku petunjuk itu sangat penting karena di dalam buku petunjuk itu terdapat panduan-panduan yang berisi tentang bagaimana cara untuk menjalankan suatu sistem, gambaran umum dari sistem tersebut dan juga fungsi dari tiap-tiap sistem tersebut. Buku petunjuk tersebut juga terdapat prosedur-prosedur apa saja yang harus dilakukan secara beratahap sesuai aturan dan fungsinya.

17.    Tahap desain terperinci seorang akuntan yaitu dengan membandingkan biaya dan manfaat dan juga memisah mana biaya yang lebih dibutuhkan mana yang tidak.
Tahap desain implementasi seorang akuntan hanya sebagai pengguna sistem      tersebut atau alur dalam sistem.

19.     - Kelayakan hukum : pembuat keputusan harus memastikan diri bahwa sistem yang diusulkan tidak melanggar batasan hukum yang ada. Contohnya: suatu sistem diterapkan tetapi melangar privasi serta kerahasiaan yang disimpan
-       Kelayakan operasional : menunjukkan tingkat kesesuaian antara prosedure perusahaan yang ada dengan berbagai keahlian serta kebutuhan operasonal yang baru. Contohnya: saat sistem di terapkan kita melihat apakah sistem ini layak untuk digunakan atau tidak.
-       Kelayakan jadwal : berhubungan dengan kemampuan perusahaan untuk mengimplementasikan proyek tersebut waktu yang dapat di toleransi.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com